.

.
EsokHariNanti

Perjuangan 2868 Mdpl Gunung Butak

Gunung Butak
Gunung Butak
Perjuangan 2868 Mdpl Gunung Butak,gunung yang masih jarang dikenali dikalangan masyarakat umum tetapi tidak dikalangan pendaki, di kalangan pendaki gunung butak ini sudah sangat familiar. Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Malang dengan Kabupaten Blitar membuat Gunung Butak ini menjadi pilihan bagi para pendaki. Tipe Gunung Butak adalah Stratovolcano, yang artinya Gunung berapi dengan bentuk kerucut yang tinggi dan terdiri atas abu vulkanik serta lava yang telah mengeras. Namun demikian, tak pernah ada sejarah sampai saat ini yang menyatakan bahwa Gunung Butak pernah meletus. Kondisi Gunung Butak saat ini masih dalam kondisi tidur tak mengeluarkan aktivitas apapun. Gunung ini terletak bergandengan dengan Gunung Kawi dan sering di sebut dengan putri tidur. Gunung Butak didominasi oleh hutan hujan tropis dan hutan lumut. Menuju Puncak Gunung Butak, akan menemukan pendakian menantang yang penuh pesona.

Untuk mendaki Gunung Butak terdapat 4 jalur pendakian yakni :
1. Jalur Gunung Panderman (Batu)
2. Jalur Sirah Kencong (Blitar)
3. Jalur Princi Dau (Malang)
4. Jalur Gunung Kawi (Kepanjen)

Gunung Butak
Pemandangan saat pendakian gunung butak
Perjuangan 2868 Mdpl Gunung Butak, pendakian yang akan di bahas kali ini yaitu pendakian dari jalur Gunung Panderman. Untuk pendakian dai jalur Gunung Panderman ini pendakian menuju Puncak Gunung Butak memiliki pos pemberangkatan yang sama dengan Gunung Panderman. Untuk menuju ke pos pendakian Gunung Butak dan Panderman ini dari alun alun kota batu ke arah barat menuju ke arah kediri, kemudian di perempatan kedua ambil arah kiri. Tak jauh dari perempatan sampai menemukan gapura di sebelah kanan yang merupakan akses pintu masuk menuju ke pos pendakian. Setelah menemui gapura perjalanan dilanjutkan dengan mengikuti jalan aspal yang tak terlalu besar hingga sampai di area parkir Gunung Panderman. Kemudian perjalanan di lanjutkan menuju ke pos dengan berjalan kaki melewati jalan beraspal. Tiba di pos pendakian Gunung Butak dan Gunung Panderman sebelum mendaki terlebih dahulu mengisi buku tamu dan membayar kontribusi di pos pendakian. Selesai mengurusi itu pendakian sudah bisa di mulai. Namun sebelum mendaki jangan lupa berdoa terlebih dahulu.

Gunung Butak
Medan terjal saat pendakian
Pendakian menuju gunung butak jalur awal sama dengan jalur menuju ke gunung panderman. Jalur utama yang di lalu masih sama antara gunung butak dengan gunung panderman, dengan medan yang dilalui yaitu jalanan berpaving. Sampai di ujung jalan akan di pertemukan dengan persimpangan yang satu menuju Panderman yang satu menuju ke Butak, untuk persimpangan ini sudah ada petunjuk arah jadi tak perlu ragu menentukan jalur mana yang akan di tempuh. Perjalanan menuju ke pos 2 ini tak terlalu menguras tenaga karena mendan yang dilalui tanah dan juga landai hanya sesekali tanjakan. kemudian menuju ke pos 3 medan masih sama dengan jalur menuju ke pos 2 medan tak terlalu berat hanya saja jalur sudah mulai menyempit. Tiba di pos 3 akan di hadapkan dengan percabangan jalan yang mengarah ke kiri dan ke kanan. Ambil jalur kiri yang menurun untuk menuju ke gunung butak jalanan menurun melewati jalan setapak, kemudian tak berapa lama jalan kembali menanjak. Trek pendakian gunung butak relatif aman dan santai, ditengah tengah jalan seringkala dijumpai air menyembur mnggenangi trek. Perjalanan selanjutnya menuju pos 4 perjalanan landai menanjak hingga sampe di pos 4 di pos ini berupa tempat lapang yang luas dan teduh karena dilindungi pohon besar yang rindang bambang gurindang.

Gunung Butak
Foto di Savana Gunung Butak
Perjalanan yang menantang berada di hadapan mata, setelah pos 4 berlalu tantangan kembali menghampiri trek menanjak tajam dan cukup jauh yang akan di tempuh, trek ini cukup menghabiskan tenaga. Pendakian dari pos 4 menuju ke pos 5 ini cukup menguras tenaga karena medan yang dilalui menanjak curam. Trek menuju ke pos 5 ini melalui jalanan setapak menyusuri lebatnya hutan. namun pemandangan di sepanjang jalan akan memanjakan mata sehingga tak mudah lelah. Pos 5 merupakan persimpangan antara jalur Dau dan Panderman. Cukup mudah mengenalinya, kiri jalur yang menurun dan kanan trek menanjuak sudah tentu menuju puncak. Trek dari pos lima menuju ke savana sukup berat karena melewati tanjakan dan medan jalur yang sempit membuat kita harus berhati hati ketika meleawati trek ini. Jalur ini melewati hutan cemara atau yang lebih dikenal dengan cemoro kandang. Setelah melewati cemoro kandang perjalanan di lanjutkan hingga tiba di Padang Savana. Dipadang savana ini biasanya menjadi tempat favorit bagi pendaki untuk mendirikan tenda. Perjalanan belum berakhir karema masih ada Puncak Gunung Butak yang menunggu. Trek menuju ke Puncak cukup terjal sehingga membutuhkan tenaga extra hingga tiba di puncak. Perjalanan yang panjang akan membawa kita pada Puncak Gunung Butak 2868 Mdpl.

Gunung Butak
Foto Bersama di Savana Gunung Butak
Tips bagi kalian yang mau ke Gunung Butak
  1. Carilah info sebanyak mungkin tentang Gunung Butak sebelum berangkat.
  2. Pastikan kondisi badan dalam keadaan prima.
  3. Persiapkan perlengkapan pendakian, seperti tenda, jaket, carrier dll.
  4. Persiapkan kebutuhan logistik yang sesuai kebutuhan, misalkan air minum, snack, makanan dll.
  5. Kamera, jangan lupa untuk mengabadikan momen momen di Gunung Butak.
  6. Estimasi pendakian gunung butak ini kurang lebih 6 jam pendakian.
  7. Sebelum berangkat jangan lupa berdoa
Terima kasih sudah membaca Perjuangan 2868 Mdpl Gunung Butak semoga bermanfaat. Ketika alam dan pertualangan memanggil, Kejarlah dengan caramu. Waktu kita sangat sempit, tetapi belum terlambat untuk melakukan sesuatu sekarang. mulailah dengan hal yang kecil, hal kecil bila dilakukan terus menerus esok hari nanti maka akan menjadi sesuatu yang besar.

Subscribe to receive free email updates:

14 Responses to "Perjuangan 2868 Mdpl Gunung Butak"

  1. mas ni pendakian 6 jam bener apa enggak ?
    minta ceritain kondisi medannya . . .? curamnya sampai 6 jam. .
    coz kami mau naik tetapi takutnya waktu pendakian diatas 8 jam . . .
    dari pos sampai savana.
    salam lestari
    dari jond purwokerto jateng w.a 08975943700

    BalasHapus
  2. Untuk jalur pendakian gunung butak sudah mudah di akses karena banyak penunjuka arah. untuk medan di lalui kebanyakn medan landai dari pada medan terjal. namun ada beberapa medan yang butuh tenaga extra. untuk pendakian kisaran 6-8 jam tergantung kekuatan fisik
    salam lestari
    Info http://www.esokharinanti.com/p/biografi-penulis.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kereen catpernya mas, btw penunjuk arahnya sampai puncak kah?

      Hapus
    2. terima kasih mas, untuk petunjuk arahnya sudah cukup jelas mas, tinggal ikutin jalur saja

      Hapus
  3. Mas itu kalau kita naik ke gunung butak apa bisa langsung lanjut ke gunung kawi? Dan apa klau 6-8 jam otomatis kita ini hrus buka tenda kalau turunnya? Makasih

    BalasHapus
  4. Mas itu kalau kita naik ke gunung butak apa bisa langsung lanjut ke gunung kawi? Dan apa klau 6-8 jam otomatis kita ini hrus buka tenda kalau turunnya? Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo lanjut ke gunung kawi harus turun dulu, tergantung naiknya via jalur mana kalo mau ke kawi. iyya harus pasang tenda 6-8 jam itu sekali jalan naik

      Hapus
  5. Jalur princi dau blitar itu lewat mana mas?

    BalasHapus
  6. Jalur princi dau blitar itu lewat mana mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau jalur prici itu lewat Desa Gading Kulon, Princi, Kec Dau, Malang.
      Kalau jalur blitar itu lewat jalur sirah kencong

      Hapus
  7. WAh keren mas, btw baru pertama denger nama gunungnya.. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya mas perlu mencoba ke gunung ini biar gak penasaran hehehe

      Hapus
  8. Jalurnya enakan dr Dau apa panderman mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo menurut saya enak lewat panderman saja, kalau dau saya gak paham jalurnya hehehe

      Hapus