.

.
EsokHariNanti

Sepenggal Kisah Makam Bung Karno Sang Proklamator

makam Bung Karno
Gapura masuk lokasi makam bung Karno
Sepenggal Kisah Makam Bung Karno Sang Proklamator, ya kali ini aku akan berbagi sedikit mengenai perjalananku menuju ke Makam Bung Karno. Perjalanan yang sebenarnya tak di rencanakan ini memberikan pengalaman baru. Berawal dari kisah tiga orang pemuda gagah perkasa pantang mundur maju kena mundur kena yang lagi jenuh dengan aktivitas rutinnya apalagi ditambah dengan segunung tumpukan tugas pratikum yang membuat fikiran deadcklok ingin segera mendapatkan kesegaran tak terhingga cetar membahana salah satunya yakni liburan buta. kenapa disebut liburan buta ? ini sebutan untuk traveling yang tak diatur dan tak terfikirkan sebelumnya, singkat cerita eeeh. Kita mulai dari awal, berawal dari perbincangan yang tidak serius ketika sedang ngobrol bersama sepulang kuliah, mungkin karena jenuh terlintas ide untuk jalan jalan. Sebelumnya tak kepikiran untuk pergi ke makam bung karno ini, rencana hanya jalan jalan saja ntar kenapa muncul ide lagu untuk naik kereta apa mungkin salah satu dari kami ini ada yang belum pernah naik kereta api ntah itu hanya bercanda atau pun serius. Semua deal tanpa persiapan yang matang kamipun langsung menuju ke stasiun kota malang, sampai di setasiun kota malang kitapun bingung mau kemana, setelah lihat lihat rute perjalanan kereta api muncul ide ke kota surabaya langsung saja pesan tiket menuju ke stasiun gubeng ntah apa yang akan di lakukan di kota surabaya.

Perjalanan pun sudah di tentukan sambil menunggu jadwal keberangkatan kamipun ngopi ngopi sebentar di saerah stasiun sembari ngobrol tentang tujuan ke kota surabaya. Perjalanan Malang Surabaya cukup singkat hingga kita sampai di stasiun gubeng malam hari, setelah itu kita bingung tujuan mau kemana, terlintas ide mencari masjid untuk tidur namun kebanyakan masjid di kota ini kalau malam di kunci jadi tidak bisa di buat untuk bermalam. Jalan tanpa tujuan kamipun menuju sebuah universitas, tetapi sama saja terkunci juga, kamipun melanjutkan pejalanan meski tanpa tujuan keliling daerah stasiun hingga kita menemukan sebuah rumasakit dan di sana terlihat banyak orang tidur. Tanpa berpikir lama lagi langsung kami ikut bergabung, tetapi tidur kami tak nyenyak karena banyak nyamuk berkeliaran.

Makam Bung Karno
FOto di Statiun Gubeng Surabaya
Pagipun tiba, kami memutuskan untuk pulang ke malang, ke surabaya cuma pindah tidur saja. Dan muncul di pikiran kita, kenapa kalau ke kota blitar tiketnya kan sama saja, dan kita bisa berkunjung ke makam bung karno, Sepenggal Kisah Makam Bung Karno Sang Proklamator. Tanpa pikir panjang langsung pesan tiket menuju kota blitar, perjalanan surabaya blitar cukup lama sehingga membuat bosan berada di kereta api. Lima jam perjalanan, akhinya sampai juga di kota blitar, sampai di kota blitar kita langsung menuju ke lokasi makam bung karno dengan menggunakan angkutan umum yang ramah lingkungan apalagi kalau bukan becak. Lokasi makam Ir. Soekarno terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan wetan Kota Blitar. Makam presiden pertama RI ini merupakan komplek pemakaman yang berada pada areal tanah seluas 1,8 m2. Perjalanan menuju ke makam bungkarno ini sebenarnya cukup dekat hanya berjarak 3 km dari stasiun menuju lokasi. Sedangkan kalau dari alun alun kota hanya 2,5 km cukup dekan bukan ya sebenarnya bisa juga dengan berjalan kaki, tetapi berhubung perut sudah mulai lapar akhirnya kita memutuskan untuk menggunakan angkutan umum. 

Tiba di lokasi makam Bung Karno, kita memutuskan sejenak untuk mencicipi pecel khas blitar untuk sejenak beristirahat dan mengisi kekosongan perut. Stelah cukup lama beristirahat kamipun masuk ke lokasi makam bung karno ini. Komplek makam Bung Karno berada persis disisi jalan raya. Ada beberapa akses masuk, bisa melewati jalan kalasan atau jalan Ir. Soekarno. Jika melalui jalan Ir. Soekarno, setelah pintu gerbang kita akan melewati pos penjaga atau tamu. Disini setiap pengunjung diminta mengisi buku tamu dan keperluan kunjungan. Dari pos penjaga disisi kanan merupakan gedung perpustakaan dan museum Bung Karno, sedangkan disisi kiri tempat makam Bung Karno.
makam Bung Karno
Foto di kawasan makam bung karno
Berhunbung kita kesananya tanpa persiapan, akhinya kita memutuskan untuk mengunjung musium dan perpustakaannya, kalo ke makan kurang sopan. Mengunjungi museum dan perpustakaan bung Karno, atau dikenal sebagai gedung Persada Soekarno (Perpustakaan dan Museum Bung Karno), disini kita bisa menyaksikan beragam koleksi lukisan dan peninggalan Sang Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia. Dibagian luar dihiasi dengan ornamen patung dan relief perjalanan hidup beliau. Gedung persada Soekarno sendiri di resmikan oleh Presiden RI Megawati Soekarnoputri, pada tanggal 3 Juli 2004. Di dalam misun terdapat berbagai macam cerita sejarah ya kita hanya membaca kilasan sejarah dan sesekali mendokumentasikan.

Makam atau cungkup Bung Karno berada disebelah utara gedung perpustakaan dan museum. Ditandai dengan gapura besar sebagai pintu masuk. Memasuki pelataran makam, akan nampak sebuah bangunan berbentuk joglo, yaitu Cungkup Makam Bung Karno. Cungkup ini diberi nama Astono Mulyo. 


Makam bung Karno
Joglo Makam Bung Karno
Diatas makam terdapat sebuah batu pualam hitam bertuliskan :
"Disini dimakamkan Bung Karno Proklamator Kemerdekaan Dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Penyambung Lidah Rakyat Indonesia."

Di sekitar areal cungkup makam Bung Karno, disediakan fasilitas musholla, gazebo, dan taman untuk menambah keasrian makam. 

Dengan berziarah ke makam Sang proklamator, semoga bisa menjadi sarana menghargai jasa-jasa para pejuang dan pendiri bangsa ini, dan menumbuhkan semangat nasionalisme untuk membangun bersama negeri kita tercinta, Indonesia Raya. Dan semoga esok hari nanti kita dapat meneruskan cita cita para pejuang.

Terima kasih sudah membaca Sepenggal Kisah Makam Bung Karno Sang Proklamator semoga bermanfaat.  Ketika alam dan pertualangan memanggil, Kejarlah dengan caramu. Waktu kita sangat sempit, tetapi belum terlambat untuk melakukan sesuatu sekarang. mulailah dengan hal yang kecil, hal kecil bila dilakukan terus menerus esok hari nanti maka akan menjadi sesuatu yang besar.

Cari Rute Perjalanan Ini di Maps

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sepenggal Kisah Makam Bung Karno Sang Proklamator"

Posting Komentar